grobogan

Just another WordPress.com weblog

Mayoritas Anggota Komisi III Singgung Kasus Pengemplang Pajak

Kasus pengemplang pajak nampaknya menjadi perhatian khusus Komisi III DPR. Dalam rapat kerja bersama jajaran Polri, hampir sebagian pertanyaan anggota menyinggung soal pajak.“Jangan sampai kasus pajak ini menjadi instrumen politik karena pajak adalah instrumen ekonomi,” kata anggota Fraksi Golkar Bambang Soesatyo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/2/2010).

Bambang mengatakan hal tersebut saat sesi pertanyaan berlangsung. Bambang menilai, penanganan kasus pengemplang pajak oleh polisi hanya untuk menakuti kelompok pengusaha.

“Seolah-olah pajak ini jadi momok yang menakutkan bagi pengusaha,” cecar Bambang.

Selain Bambang, anggota Fraksi PDIP Dewi Asmara juga menanyakan peran Polri yang begitu sigap menangani kasus pengemplang pajak. Dewi menilai, polri seolah-olah berlebihan bertindak dalam kasus tersebut.

“Setahu saya kasus pajak itu dilakukan oleh PPNS Ditjen Pajak kenapa jadi diusut Polri. Jangan sampai ini dipolitisasi,” ujar Dewi.

Meski banyak yang mempertanyakan, namun ada juga yang mendukung langkah polri. Polri dinilai telah tepat melakukan pengusutan kasus pengemplang pajak.

“Sudah bagus tugas polisi soal pengemplang pajak ini. Ini kok polisi nggak boleh ngurus kasus pajak. Pak Kapolri selama itu benar ya laksanakan,” kata anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul dengan gayanya khas.

Kasus pengemplang pajak ini mulai ramai setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan sambutannya dalam Rapat Pimpinan Polri beberapa waktu lalu. SBY meminta agar polri membantu dalam penanganban kasus pengemplang pajak.

Bareskrim Mabes Polri kini sedang intens melakukan koordinasi dengan Dirjen Pajak dalam hal penanganan kasus pengemplang pajak. Bahkan, beberapa nama pengemplang pajak kini sudah dimintakan pencekalan.

Iklan

Februari 23, 2010 - Posted by | artikel, berita, grobogan, indonesia, internasional, lokal, Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. politisasi untuk mengalihkan kasus century.. alasan aja tu demokrat mencitrakan diri.. padahal bisa jd terlibat. yah gak tau jg.. parah.. aneh..

    salam hangat.. 😉

    Komentar oleh muhammad zakariah | Februari 23, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: